Pendengaran Anda diukur dalam skala desibel ( dB ) dibandingkan dengan pendengaran ‘normal’. Skala ini digunakan untuk mengevaluasi apakah Anda memiliki gangguan pendengaran, dan jika demikian, pada tingkat mana gangguan Anda.

Selama pemeriksaan pendengaran Anda, konsultant alat bantu dengar akan menguji pendengaran dan menyajikan hasil dalam audiogram ( lihat di bawah ).

Tingkat gangguan pendengaran

Skala ini menunjukkan berbagai tingkat gangguan pendengaran.

Pendengaran normal ( < 25dB )

Ringan ( 26 – 40dB ) • Anda memiliki kesulitan mendengar atau memahami pembicaraan lembut dan berbisik, atau pembicaraan dengan latar belakang kebisingan.

Sedang ( 41-55 dB ) • Anda memiliki kesulitan mendengar atau memahami pembicaraan dari jarak dekat atau pembicaraan di lingkungan kantor yang tenang

Cukup parah ( 56-70 dB ) • Anda memiliki kesulitan mendengar atau memahami percakapan sehari-hari atau deringan telepon

Parah ( 71-90 dB ) • Anda hanya bisa mendengar suara keras seperti pembicaraa sangat keras, sirene atau bantingan pintu

Mendalam ( 90 + dB ) • Anda memiliki masalah pendengaran suara seperti sepeda motor atau alat-alat listrik

Tingkat gangguan pendengaran merupakan faktor penting ketika memilih alat bantu dengar.  Masing-masing tingkat gangguan pendengaran memerlukan alat bantu dengar yang berbeda.

Audiogram

Audiogram merupakan penampakan visual dari pendengaran Anda . Selama tes pendengaran, konsultant alat bantu dengar akan menuliskan hasil pemeriksaan ke dalam audiogram.

Ini adalah audiogram khas untuk orang dengan gangguan pendengaran yang berkaitan dengan usia :

Konsultant Pendengaran Anda, akan menggunakan data dari audiogram Anda untuk menentukan apakah Anda akan memerlukan alat bantu dengar atau jika perawatan medis lebih diperlukan untuk kondisi pendengaran Anda.